Tuesday, June 22, 2010

Pantunku Dalam fb1.


Merpati dua sejoli
terbang dua sekawan
bulan dan tahun silih berganti
tingkatkan usaha capai tujuan.

Imam membacakan khutbah jumaat
di dalamnya banyak ajaran dan nasihat
mendoakan ibubapa setiap saat
kasih sayang diberi tanda hormat.

Berduri halus buah nangka
bulat2 buah semangka
walupun kita orang ternama
harus hormat jiran tetangga.

Bersegi tiga buah petola
ikan kembong dimasak cuka
kalau kita orang berada
jangan sombong orang meminta.

Kata mufakat seiya sekata
mendorong kita membena bangsa
banyaknya nikmat yang kita ada
agihkan sedikit kepada yang tiada.



Read More ..

Monday, May 24, 2010

Pantunku Dalam fb.


Keluar berjalan di kota Bengkulu
singgah makan di Embun Pagi
ingat pesan datuk nenek dahulu
ziarahlah sanak barang sekali.

Dari Curup ke Pagar Dewa
Dendam Tak Sudah si Tebat Samsar
kalau hidup sebatang kara
mempunyai sahabat terlalulah besar.

Merdunya suara orang mengaji
dalam al-Quran banyak pengajaran
sama2 keluar mencari rezeki
lebih dan kurang di tangan Tuhan.

Air terjun ada di Suban
batu batannya susun bertingkat
pergaualan seharian banyak cabaran
hidup mufakat menambah barakah.

Padang Kemiling nama bandara
Ibu Fatmawati nama barunya
pandang keliling semuanya saudara
belum ditemui satu persatunya.
Read More ..

Monday, May 17, 2010

Lagu Kesukaanku....

Read More ..

Pantunku..


Ramai orang di pantai panjang
kanak2 bersuka ria
hajat hati ada nak datang
menunggu bulan jatuk ke riba.

Budak2 pergi menjala
dapat seekor ikan sembilang
mari kawan2 kita berusaha
mengumpul harta mencari wang.

Di dalam taman bunga berkembang
indah dilihat dari dekat
badan sehat fikiran lapang
itu lah doa selepas solat.

Gunung bungkuk tempat bertapa
gah namanya di Bengkulu
terasa akrab hubungan kita
dalam fb sering bertemu.

Rejang Lebung namanya tempat
dalam perjalanan menuju ke Curup
sanak ramai tinggal di sini
mau digabung tapi tak dapat
mau dicari biaya tak cukup
simpan sahaja di dalam hati.

Read More ..

Tuesday, May 4, 2010

Puisiku..


Di satu senja
Angin bertiup sepoi2 bahasa
Dedaun nyior melambai2
Burung2 berterbangan keriangan
Aku termenung
Mengingati 'check point' perjalanan yang dilalui
Aku kehabisan tenaga
Untuk ke garisan penamat.......
Aku harus semangat
Bangkit
Berlari sekuat tenaga.....
Masih hidup
Masih sehat.
Read More ..

Monday, April 26, 2010

Kenanganku Mengusik Jiwaku.(5.1)


Razali Ahmad April 22 at 9:27am
Nilva, datuk benar2 terharu membaca jalinan kata2 yang nilva tulis itu, tidak datuk sadari air mata bercucuran jatuh tidak dapat ditahan2 sehingga kata2 yang nilva tulis menjadi kabur, datuk tidak menyangka nilva memahami datuk walau pun perkenalan melalui internet dengan menerima pelawaan nilva dalam group pantun 'bugih lamo', sebenarnya datuk gak pintar berpuisi apa lagi berpantun bahasa minang, dari rangkaian itu hubungan ternyata terjalin, sekarang ini datuk rasa sepertinya nilva udah menjadi cucu sendiri. memahami datuk walau pun dari jauh dan belum pernah bertemu.
nilva...
walau pun cucu menantu datuk itu muallaf, usaha yang dilakukan oleh nilva itu adalah sesuatu yang terpuji dan besar pahalanya disisi Allah, datuk berdoa mudah2an apa yang nilva lakukan ini dibarkati oleh Allah, semuanya berjalan lancar, dan cucu menantu datuk cepat dapat dan diberikan hidayah oleh Allah.
nilva...
datuk juga berdoa semoga kita dapat bertemu di rumah Allah itu, dibawah lindungan Kaabah..ya Allah berikan kami rezeki dan kesehatan yang baik, kabulkan doa kami..amin ya rabbal alamin..
semoga nilva sehat dan ceria selalu.
Read More ..

Saturday, April 24, 2010

Kenanganku Mengusik Jiwaku.(5)


Nilva Rosnina Scholz April 22 at 1:42am
Doa selalu mengiring salamku buat datuk.terharu rasanya membaca kerinduan datuk dengan tanah suci mekah.seperti datuk nilva juga merindukan hal tersebut.tapi masih ada beberapa hal lain yang membuat hal tersebut belum terlaksana.selain soal dana,kendala lain dengan menantu datuk yang mualaf masih belajar dengan rukun2 islam.bukan hal mudah baginya untuk menghapal ayat ayat alquran...tapi dengan penuh kesabaran nilva mencoba membimbing semampu yang nilva bisa.tapi masih jauh dari yang kita harapkan...insyaallah datuk !
Andaikan allah mengijinkan,andaikan diranah minang kita tidak bisa bertatap muka,nilva sangat berharap dan berdoa dirumah Allah tempat pertemuan kita...ini ditengah antara Eropa dan Asia.nilva belum berani berharap banyak,tapi selalu berdoa dengan kesempatan tersebut.Datuk...sama sama berdoa kita...Amin !!
Semoga Allah memberi Rezeki dan kesehatannya kepada Datuk juga nenek hendaknya.Amin amin ya rabbal alamin.


Read More ..